Hadirkan Koleksi Spring/Summer 2026 Perayaan Cahaya, Feminitas, dan Keanggunan Modest Couture Indonesia di IFF Kuala Lumpur 2025*
PEOPLENESIA.COM – Kuala Lumpur, Malaysia — Sebanyak 14 desainer Modest fashion Indonesia turut ambil bagian dalam Islamic Fashion Festival (IFF) 2025 yang digelar di Kuala Lumpur. Ajang prestisius yang telah memasuki tahun ke-20 ini kembali menjadi panggung penting bagi para kreator busana Islamic dunia untuk menampilkan karya yang memadukan pesona, kesopanan, kreativitas, dan keindahan.
Keempat belas desainer Indonesia tersebut meliputi: Malik Moestaram, Sugeng Waskita, Jeny Tjahyawati, Lia Soraya, Gita Orlin, Novitasari, Ashila, Dahayu, Motif Hawa, Febby Antique, Khayae, Ulfa Mumtaza, Riris Ghofir ,Visola by Stephani Ade Irawan .Kehadirannya mereka menjadi bukti semakin kuatnya kontribusi Indonesia dalam perkembangan modest fashion di kancah internasional. IFF sendiri diketuai diprakarsai oleh Dato’ Sri Raja Rezza, yang konsisten mengangkat potensi fesyen Islamic sejak pertama kali digelar.

Di antara jajaran desainer tersebut, Jeny Tjahyawati tampil mencuri perhatian melalui peluncuran koleksi Spring/Summer 2026 bertajuk “Ethereal Radiance”. Desainer modest fashion kenamaan Indonesia ini kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai kreator yang mampu menghadirkan desain penuh karakter, estetis, dan berkelas dunia.
Terinspirasi dari momen lembut cahaya fajar—ketika sinar pertama pagi muncul dengan keindahan yang nyaris tak tersentuh—koleksi “Ethereal Radiance” menghadirkan nuansa ketenangan yang berpadu dengan kekuatan feminin. Jeny menangkap esensi kilau samar sebelum matahari terbit dan menerjemahkannya menjadi rangkaian busana yang puitis sekaligus modern.

Koleksi ini menghadirkan permainan warna pastel yang lembut dan menenangkan, meliputi lemon mist, blush pink, sage whisper, lilac dust, hingga pastel rosegold. Palet tersebut menjadi dasar suasana visual yang menampilkan kombinasi elegan antara kedamaian dan keanggunan.
Pada sisi teknis, Jeny menonjolkan konstruksi ringan, pleats presisi yang direkayasa dengan teknik tinggi, serta layering chiffon yang menciptakan efek etereal. Sentuhan kilau rosegold yang lembut menambahkan kedalaman dan dimensi, menjadikan koleksi ini tampak hidup ketika tertimpa cahaya. Setiap potongan busana dirancang untuk menghadirkan siluet yang menghadirkan perpaduan harmoni antara kelembutan dan kekuatan perempuan modern.

“Ethereal Radiance” menjadi lebih dari sekadar koleksi; ia merupakan pernyataan refined mengenai bagaimana modest couture Indonesia dapat tampil berkelas, progresif, dan selaras dengan tren global tanpa kehilangan jati diri. Jeny menunjukkan bahwa modest fashion bukan sekadar gaya, tetapi juga narasi budaya dan ekspresi seni yang terus berkembang.
Dengan koleksi ini, Jeny Tjahyawati tidak hanya memperkaya palet visual modest fashion dunia, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat kreativitas busana muslim internasional. “Ethereal Radiance” menandai langkah visioner dalam perjalanan kreatifnya — menghadirkan desain yang melampaui tren, memuliakan cahaya, dan merayakan feminitas dalam bentuk terbaiknya.
latest video
news via inbox
Silahkan berlangganan melalui Email jika Anda ingin mendapatkan berita terbaru dari Peoplenesia


